Hewan Mitologi Dunia Yang Diharapkan Tidak Pernah Bertemu Di Kehidupan

Hewan Mitologi Dunia Yang Diharapkan Tidak Pernah Bertemu Di Kehidupan

daftarhewanmitos.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Hewan Mitologi Dunia Yang Diharapkan Tidak Pernah Bertemu Di Kehidupan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Hewan Mitologi Dunia Yang Diharapkan Tidak Pernah Bertemu Di Kehidupan

Lamia
Lamia adalah keturunan Poseidon yang membuat Zeus jatuh hati. Zeus pun beberapa kali meniduri Lamia sampai-sampai Hera, istri Zeus, merasa cemburu dan membunuhi setiap anak yang lahir dari rahim Lamia. Sementara itu, Lamia yang kehilangan anaknya secara terus-menerus.Perlahan-lahan, ia menjadi gila dan mendedikasikan hidupnya untuk membunuhi anak-anak kecil karena dia cemburu kepada perempuan-perempuan lain yang bisa hidup normal bersama anak-anaknya. Saat dia sedang berburu, dia akan menculik dan memakan anak kecil yang jadi sasarannya.

Tifon
Saat Zeus memenjarakan para Titan di Tartaros yang dikenal sebagai tempat tergelap di dunia atau sering disebut Dunia Bawah, Gaia. Sebagai personifikasi dari bumi sekaligus ibu dari para Titan, ia melahirkan anak bernama Tifon yang dikenal sebagai ayah dari segala monster. Tubuhnya tampak seperti campuran antara manusia dan naga. Tubuhnya berukuran raksasa dan dari bawah tangannya ada ratusan naga yang bisa menyemburkan api.

Echidna.
Berhubung Tifon sendiri dijuluki sebagai ayah dari para monster, istrinya, Echidna, pun menyandang predikat sebagai ibu dari para monster. Tubuhnya yang tampak seperti campuran manusia dan ular semakin menambah rasa ngeri yang terpancar dari dirinya. Dia juga dikenal sebagai penjaga dunia bawah dan menyimpan banyak rahasia dunia.

Sphinx.
Makhluk mitologi yang digambarkan dalam rupa singa berkepala manusia ini dikenal sebagai penjaga yang muncul juga di peradaban Mesir. Sebagai penjaga tempat-tempat sakral, Sphinx sering memberikan teka-teki kepada orang yang berpapasan dengannya. Jika orang tersebut tidak bisa menjawab teka-tekinya dengan benar, maka orang itu akan menjadi santapan Sphinx.

Griffin
Walaupun sering digambarkan sebagai sosok penyelamat manusia dalam fiksi-fiksi populer, pada kisah aslinya Griffin digambarkan sebagai hewan yang sangat berbahaya. Makhluk ini memiliki tubuh singa, tapi memiliki sayap dan kepala rajawali.Dari segi morfologi tubuh yang digambarkan seperti demikian saja sudah membuat hewan ini dikenal sebagai raja dari segala hewan buas sekaligus raja di langit. Makhluk yang digambarkan sering terlihat di pegunungan ini selalu berusaha dihindari oleh manusia karena kebuasannya.

Baca Juga : Legenda Naga Dari Jepang

Medusa
Medusa, yang dikenal juga dengan nama Gorgon, mungkin tidak perlu digambarkan lagi kengeriannya makhluk mitologi yang satu ini sering sekali diadaptasi dalam fiksi-fiksi populer dan digambarkan sebagai karakter antagonis yang menakutkan. Wanita berambut ular ini memiliki kemampuan untuk mengubah orang menjadi batu hanya dengan tatapan matanya.

Centaur
Sama seperti Griffin, Centaur pun kerap digambarkan sebagai sosok yang ramah terhadap manusia seperti yang digambarkan dalam serial Harry Potter. Meskipun mereka memang lebih memiliki sisi humanis ketimbang makhluk-makhluk mitologi yang dideskripsikan di atas, mereka dikenal sebagai makhluk yang brutal dan kasar.Selain itu, mereka juga sering membawa kabur gadis-gadis muda. Meskipun begitu, ada juga kisah yang menggambarkan sosok Centaur bisa menjadi guru bagi para manusia.

Siren
Makhluk yang sering disebut putri duyung ini pun seringkali digambarkan sebagai makhluk yang cantik dan anggun. Penggambaran itu memang tidak salah, namun terkadang kemunculannya di fiksi populer tidak disertai dengan kengeriannya.Mereka dikenal sebagai makhluk yang sering menggoda para pelaut dengan suara indahnya. Saat pelaut yang jadi sasaran mereka sudah masuk ke wilayah mereka, Siren akan menenggelamkan korban dan menjadikannya sebagai santapan.

Related posts