Lima Mitologi Dari Cina

Lima Mitologi Dari Cina

daftarhewanmitos.web.id Mitologi Cina menyimpan banyak legenda yang menarik,mulai dari dewanya sampai cerita-cerita mitologinya. Berikut adalah beberapa kumpulan dan makhluk mitologi dari Cina

5.Kwan Yin
Pilgrimage sama dengan “ziarah”, atau “naik haji” bagi kawan-kawan yang Muslim. The Pilgrimage Mythology bercerita tentang dewi kasih dan sayang, Kwan Yin. Di kebanyakan versi mitosnya, dewi Kwan Yin digambarkan sebagai wanita yang sedang memegang bayi, berpakaian putih di atas kursi teratai. Konon, dewi Kwan Yin dibunuh oleh ayahnya sendiri dan ketika dia sampai di neraka, dewi Kwan Yin terus dengan setia membaca kitab suci. Akibatnya, raja neraka menyiksa roh orang-orang mati di neraka. Raja neraka menjadi murka dan mengirim dewi Kwan Yin kembali ke dunia orang hidup dimana dia lalu mendapatkan wawasan spiritual dari Buddha dan kemudian dianugrahi dengan keabadian.

4.Sun Wukong
Seorang pejabat pemerintah bernama Wu Ch’eng-en, di novel populernya bernama Journey to the West, menceritakan mitos tentang Raja Monyet bernama Sun Wukong. Menurut cerita, monyet ini terlahir dari telur batu yang berasal dari batu ajaib di Gunung Fruit and Flowers. Sun tumbuh menjadi anak yang sangat nakal, dan berambisi untuk mengambil alih dunia, sampai-sampai Buddha harus mengeluarkan banyak upaya untuk menjinakkan dia. Raja Monyet ini terkenal sebagai karakter yang serakah, namun menyenangkan, gampang penasaran dan populer. Kemudian dalam hidupnya, dia menjadi pendamping setia biksu Xaunzang dalam perjalanannya dari China menuju India dan kembali lagi ke China.Akhirnya Sun Wukong Menjadi legenda di negara tersebut.

Baca Juga : Lima Binatang Mitologi Jepang

3.Change
Chang-O (atau Chang’e) adalah subjek dari beberapa legenda dalam mitologi Tionghoa. Mitologi ini menggabungkan unsur-unsur seperti pemanah Houyi, elixir of life, seorang kaisar baik hati, dan bulan. Salah satu cerita yang paling populer dan menarik tentang Chang-O membawa Anda ke masa lalu yang sangat jauh dimana kesepuluh anak Kaisar berubah menjadi sepuluh matahari. Hal ini menyulitkan bagi manusia untuk hidup di bumi sehingga pemanah Yi melepaskan anak panahnya ke sembilan dari mereka dan menyisakan hanya satu matahari. Yi lalu dihadiahkan dengan elixir keabadian. Suatu hari ketika Yi pergi untuk berburu, muridnya Fengmeng masuk ke rumahnya dan mencoba untuk mendapatkan obat mujarab itu dari istri Yi bernama Chang’e. Tapi Chang’e menolak untuk memberikannya dan meminum obat itu sendiri. Seketika itu juga, tubuhnya menjadi ringan dan ia lalu terbang ke atas langit dan tinggal di bulan sebagai tempat perlindungan.

2.Fushi
Mitos yang paling kuno melibatkan Sepuluh Raja Legendaris, seluruhnya adalah demigod yang memandu manusia dari awal zaman prasejarah. Mereka hidup bersama di antara manusia dan mengajari mereka tentang peradaban dan aturannya. Fushi adalah penguasa pertama dari periode ajaib ini. Banyak sarjana percaya bahwa ceritanya didasarkan pada raja yang hidup antara tahun 2953-2736 B.C.E. Meskipun ada banyak variasi cerita, umumnya Fushi digambarkan sebagai sosok yang dicintai yang mengajarkan berbagai keterampilan bertahan hidup pada manusia purba. Dia mempraktikan bagaimana cara menghidupkan dan menggunakan api, cara memasak, menulis, berburu, memancing dan bahkan meramal. Beberapa mitos menggambarkan Fushi memiliki tubuh manusia sementara yang lain menggambarkan dia sebagai gabungan antara manusia dan ular.

1.Panku
Mitologi Cina paling awal mengandung banyak cerita tentang para penguasa yang menakjubkan dari zaman kuno; Namun hampir tidak ada kisah penciptaan dunia. Mungkin cerita tentang Panku (alias Pangu) adalah yang paling mendekati akan mitos penciptaan. Pangu adalah tokoh sentral dalam legenda Taois Cina tentang penciptaan dunia. Pangu – manusia pertama, dikatakan telah diciptakan dari telur kosmik, dengan dua tanduk, dua taring, dan badan berbulu. Menurut mitos kuno, Pangu membentuk bumi dengan memahat keluar lembah dan menumpuk pegunungan. Semua ini didampingi oleh pengetahuannya tentang yin dan yang, yakni prinsip dualitas dalam segala hal.

Related posts