Mitologi Burung Hakawai

Mitologi Burung Hakawai

Daftarhewanmitos.web.id – Dalam mitologi suku Maoris di Selandia Baru, malam-malam selalu penuh bahaya dan ancaman. Salah satunya adalah teriakan mengerikan dari Hakawai, burung mistik besar dengan bulu merah, hitam dan putih yang luar biasa.

Meski jarang terlihat, mendengarkan bunyi Hakawai bukanlah hal yang baik — karena suaranya saja sudah disebut pertanda buruk. Belum lama lalu, jika seorang Maori mendengar suara mengerikan itu, “hakwai, hakwai, hakwai”, dilanjutkan dengan bunyi gerakan cepat, bulu kuduk orang itu akan merinding — dan dia akan lari ketakutan.

Sepanjang sejarah manusia, orang sudah menghubungkan berbagai jenis hewan, baik yang betulan maupun khayalan, dengan sesuatu yang jahat. Dan masih ada banyak contohnya sampai sekarang.

Saat ahli burung Colin Miskelly pertama mendengar suara burung Hakawai pada pertengahan 1980an saat melakukan tugas lapangan di Chatham Islands, Selandia Baru, bulu kuduknya juga merinding.

Namun dia tidak lari. Miskelly memang sedang mencari Hakawai dengan membawa perekam. Dia berencana untuk merekam suara burung itu dan memainkannya pada warga Maori setempat dan melihat apakah mereka mengenali suara itu.

Miskelly diberitahu bahwa orang-orang setempat yang kerap mengambil anak burung-burung laut sudah cukup familiar dengan suara mengerikan Hakawai di malam hari.

“Ada banyak kisah dari orang-orang ini yang langsung menjatuhkan burung mati yang mereka ambil dan berlari ke gubuk mereka karena saking ketakutannya,” kata Miskelly.

Meski begitu, rekaman suara Hakawai yang diperoleh Miskelly membelah pendapat para warga lokal. Mungkin karena Miskelly tidak menangkap vokalisasi dari hewan mistis itu dalam perekamnya, melainkan dari suara spesies lain yang tidak begitu mengerikan, burung snipe Chatham Island, yang panjangnya hanya 20cm.

“Suara Hakawai” bisa terdengar saat burung snipe terbang di malam hari dan terdiri dari dua bagian: serangkaian gelombang vokalisasi naik turun dan bunyi terbang yang luar biasa yang hampir tak bisa digambarkan.

Baca juga : Iblis Paling Terkenal Di Dunia

“Sebagian orang menyebutnya burung rantai, mereka bilang itu mirip seperti ketika rantai jangkar diturunkan dari kapal,” kata Miskelly. “Yang lain menggambarkannya sebagai sebagai bunyi terbang pesawat jet.”

Dia sadar bahwa tanda-tanda penggunaan tak biasa pada ekor burung snipe yang sebenarnya tak istimewa bisa menghasilkan suara yang aneh. Burung-burung ini terbang di udara dengan kecepatan tinggi, Miskelly berhipotesis, sehingga menyebabkan ekor mereka bergetar berlebihan. Setelah itu, mereka kelelahan.

Penyelidikan Miskelly tak hanya memberi penjelasan masuk akal bagi kisah-kisah Maori tentang burung mengerikan pada malam hari, namun masukannya bisa memberi pemahaman lebih bagi warga Chatham Island akan burung snipe.

“Pada 1980an, Anda bisa membaca teks yang mengatakan bahwa burung-burung Selandia Baru tidak terbang, tepat pada kalimat pembuka yang mendeskripsikan snipe Selandia Baru,” katanya.

“Namun penelitian menunjukkan bahwa, mereka terbang, namun mereka melakukannya pada tengah malam.”

Related posts