Mitologi Jepang Otoroshi, Monster Penjaga

Mitologi Jepang Otoroshi, Monster Penjaga

daftarhewanmitos.web.id – Mitologi Jepang Otoroshi, Monster Penjaga monster yang berbentuk kepala dengan mata yang mengerikan. Jika di Indonesia mungkin seperti kuyang di Kalimantan. Di Jepang,

Otoroshi mahluk misterius yang hampir dapat di gambarkan seperti sepasang mata dan taring yang menonjol dari bayang bayang pusaran surainya. Hal ini sering mengatakan bahwa Otoroshi benar benar dapat menyembunyikan tubuhnya di rambut yang berputar liar dan panjang, dari yang dapat muncul setiap saat.

Ia digambarkan sebagai ukiran kayu yang terdapat di beberapa kuil. Fungsinya adalah menjaga kuil dari kejahatan siapa saja.

Perilaku Otoroshi dikenal di banyak daerah, sebagian besar dari mereka menjadi wordplays yang menunjukan ini adalah sebuah raksasa, surai liar yang menutupi tubuhnya dan penampilan yang menakutkannya. Mereka muncul sebagai hewan atau mahluk yang berbulu, membungkuk binatang berkaki empat dengan cakar dan taring sengit. Mereka dapat merubah kulit mereka menjadi biru atau orange.

Baca juga : Mitologi Jepang Abura-Akago

Penampilan nya hanya sedikit orang yang mengetahuinya tentang mahluk langka dan misterius ini, meskipun keberadaannya telah dikenal selama ber abad abad. Otoroshi adalah ahli menyemar dan jarang terlihat kecuali ketika mereka ingin menjadi yokai. Mereka paling sering terlihat di tempat tempat tinggi seperti atap dan gerbang diatas kuil dan lengkungan torii di kuil, yang memisahkan dunia fisik dari alam para dewa. Mereka memakan binatang liar yang ditemukan di kuil dan candi candi terutama merpati, burung pipit dan burung lainnya. Bukan burung yang di celananya.

Interaksi Otoroshi sering bertindak sebagai semacam penjaga tempat tempat suci tersebut. Mereka jarang menyerang manusia, tetapi dia akan menyerang manusia ketika mereka melihat orang yang jahat atau ceroboh di dekat tempat suci, atau ketika seseorang mencoba untuk masuk melalui pintu gerbang saat mereka menjaganya. Serangan Otoroshi dengan menerkam bawah pada korban mereka lalu keatas, merobek dia untuk cabik dan melahap tanpa sisa.

Asal sementara namanya adalah keganasan dan berpenampilan cukup aneh, tidak diketahui sangat berbahaya atau tidak. Nama Otoroshi, meskipun bukan kata itu sendiri, tampaknya berasal dari variasi dalam dialek regional. Hal ini umumnya diterima menjadi korupsi osoroshii, yang berarti “menakutkan”. Tidak ada sama sekali yang diketahui asal usulnya, tetapi berspekulasi terkait dengan Yokai yang sama yaitu Waira karena kebiasaan umum dan lingkungannya.

Related posts