Mitologi Shachihoko

Shachihoko

Mitologi Shachihoko – Dalam cerita rakyat Jepang Binatang dengan kepala harimau dan tubuh ikan mas yang diyakini bahwa hewan ini dapat menyebabkan hujan turun, dan dengan demikian, kuil dan kastil sering dihiasi dengan ornamen atap (shibi) yang dibuat dalam bentuk shachihoko, untuk melindungi mereka dari api.

Mitologi Shachihoko

Beda negara, beda pula mahluk mitologinya. Di Kastil Himeji, Jepang, wisatawan bisa melihat Shachihoko yang berupa ikan dengan berkepala harimau. Konon, bisa melindungi bangunan dari kebakaran. Seperti apa penampakannya?

“Shachihoko sudah ada dari zaman dulu. Kami juga menyebut mereka God (dewa),” ujar Haruka, seorang pemandu wisata di Kastil Himeji, Himeji kepada detikTravel dalam perjalanan menjelajahi Jepang atas undangan Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Cathay Pacific beberapa waktu lalu.

Dalam sejarah, Shachihoko sudah dikenal sejak periode Edo atau sekitar tahun 1600-an. Bentuknya menurut penjelasan Haruka, yakni berbadan seperti ikan dan berkepala seperti harimau. Walau, mungkin beberapa orang menyebutnya berkepala naga.

Baca Juga :
mitologi komainu
loch ness
cyclops

“Badannya ikan dan kepalanya harimau. Biasanya Shachihoko diletakan di ujung-ujung atap. Posisinya pun, kepala di bawah dan badannya di atas,” paparnya.

Benar saja, hampir di setiap atap atau genteng di Kastil Himeji terlihat Shachihoko. Tampak dari jauh, mungkin turis-turis berpikirnya itu adalah tanduk. Tapi begitu dari dekat, terlihatlah bentuknya yang jelas.

“Shachihoko dipercaya dapat melindungi suatu bangunan dari kebakaran. Serta, dipercaya dapat menurunkan hujan,” kata Haruka.

Biasanya, beberapa rumah orang-orang Jepang yang tajir memiliki Shachihoko. Begitu pula, dengan bangunan seperti kuil atau kastil. Percaya tak percaya, Shachihoko hanyalah suatu mitologi yang berasal dari Negeri Sakura.

Related posts